Selasa, 30 Agustus 2016

JUARA I MAPSI Kabupaten Banyumas.


Dua siswa SMP Muhammadiyah 1 Wangon Kabupaten Banyumas berhasil meraih juara satu dalam lomba Murratalil Qur’an dan Tahfid Mata Pelajaran dan Seni Islam Musyawarah Guru Mata Pelajaran  (MAPSI – MGMP) tingkat SMP se Kabupaten Banyumas. Kedua santri itu yaitu Muhammad Iqbal dan Pandu Suwito.
Pandu merupakan siswa kelas dua SMP, anak piatu yang sudah dua tahun menjadi santri di di panti asuhan Al Maa'uun, sedangkan Iqbal adalah siswa SMP kelas tiga yang dari balita hidup dengan neneknya, dan sudah tiga tahun hidup di Panti Asuhan. Untuk meraih prestasinya mereka belajar dengan sangat giat.
Selanjutnya Pandu dan Iqbal akan mewakili Kabupaten Banyumas dalam Lomba MAPSI tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan dilaksanakan 22 Oktober 2016 mendatang.

Diharapkan dengan penghargaan ini akan memacu semangat para siswa-siswi lainnya untuk lebih giat belajar. Kami juga memohon do'a da dukungannya semoga anak-anak kita ini dapat meraih prestasi sampai ke tingkat selanjutnya.

Rabu, 24 Agustus 2016

Karnaval dalam rangka HUT RI ke-71, 18 Agustus 2016


Mendapatkan Kejuaran MAPSI se eks kawedanan Jatilawang

Alhamdulillah berkat doa & dukungan bpk ibu guru dan kerja keras semua, pada lomba MAPSI se eks Kawedanan Jatilawang pada Senin, 5 Dlulqo'dah 1437 H / 8 Aguatus 2016, SMP Muhammadiyah 1 Wangon mendapatkan:
1. juara 1 tartil qur'an putra, ( pandu suwito  )
2. juara 1 hafalan qur'an putra, ( muhammad iqbal  )
3. juara 3 LCC, ( indri, yuliani, efa    )
4. Juara 3 hafalan qur'an putri, (erfika  )
5. Harapan 1 kaligrafi putri ( retno hamidah )
6. Harapan 2 pidato putri ( septiawati    )
7. Harapan 3 tartil putri ( amelia dwi lestanti   )
8. Harapan 3 tilawah putra ( steven budiantoro  )



Meraih Juara Umum II FESPANAL HW kab. Banyumas

Alhamdulillah, dengang rahmat Alloh Subhanahu wa ta'ala, SMP Muhammadiyah 1 Wangon masih dapat mempertahankAn JUARA UMUM 2 dI ajang FESPANAL pada hari Ahad, 4 Dzul qo'dah 1437 H / 7 Agustus 2016 dengan rincian sebagaui berikut: 
Juara 1 Murotalil Quran (PanduSuwito)
Juara 1 Geguritan (Ghea Isma)
Juara 2 TadaburAlamPutra (Fikri,Reza, dll)
Juara 3 Adzan (Steven)















Rabu, 03 Agustus 2016

Silaturrahmi Perguruan Muhammadiyah Kab. Banyumas 1437 H


Purwokerto. Silaturrahmi Pengurus Majelis Dikdasmen PDM Banyumas beserta Guru dan Karyawan sekolah Muhammadiyah se Kabupaten Banyumas 1437 H sekaligus lepas sambut pengurus Dikdasmen lama (2010-2015) dengan pengurus baru (2015-2020) pada Senin lalu berjalan lancar.

Dalam sambutannya Ir. Drs. H. Sakuri Dahlan M.T. (2010-2015) menaruh harapan besar kepada kepengurusan yang baru agar estafet pengelolaan dan pelayanan Majelis Dikdasmen terhadap sekolah/ madrasah Muhammadiyah ini ke depan bisa terus ditingkatkan, sekolah/ madrasah tidak hanya meningkat dari segi kuantitas, namun juga dari segi kualitas.

Sementara itu Drs. Warmanto, M.Pd. (2015-2020) menyambut baik estafet dari kepengurusan yang lama. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kedepan minimal adalah bagaimana menjadikan sekolah/ madrasah Muhammadiyah sebagai sekolah/ madrasah tujuan, bukan sebagai alternative terakhir karena sudah tidak diterima di sekolah lain. Hal ini bisa tercapai dengan cara meningkatkan kualitas manajemen sekolah/ madrasah menjadi lebih baik, sebab dengan manajemen sekolah/ madrasah yang baik ini akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat yang tinggi untuk menyekolahkan putra purtinya di sekolah/ madrasah Muhammadiyah. Selain itu di akhir sambutannya beliau menyampaikan dua hal sebagai kunci untuk meningkatan pengelolaan sekolah/ madrasah agar lebih baik yakni disiplin dan melayani (pelayanan).



Sebagai akhir dari rangkaian kegiatan silaturahmi adalah tausyiyah yang disampaikan oleh H. Ibnu Hasan MH., S.Ag., M.S.I (Ketua PDM Banyumas 2015-2020). Adalah menjadi kekhasannya dalam berceramah dimana beliau tidak berpanjang lebar dalam ceramahnya, sebagai inti tausyiahnya beliau menyampaikan 4 pilar silaturrahmi, yaitu; Ta’aruf (saling mengenal), Tafahum (saling memahami), Takaful (saling menjamin), dan terakhir adalah Ta’awun (saling menolong/ membantu). Empat pilar ini jika direpresentasikan ke dalam manajemen sekolah/ madrasah Muhammadiyah, in sya Allah apa yang dicita-citakan sekolah/ madrasah Muhammadiyah akan tercapai dengan mudah. Dengan silaturrahmi, sekolah/ madrasah akan memberikan layanan terbaik kepada para siswa juga kepada masyarakat luas. Sedang di internal sekolah/ madrasah sendiri hikmahnya setiap pribadi baik guru maupun karyawan akan mengoptimalkan fungsi dan tugas masing-masing. Adapun pesan terakhir dalam tausyiyah beliau, yang harus dihindarkan atau dijauhi di sekolah/ madrasah dan majelis-majelis adalah “Kelihatannya mereka berkumpul bersama tetapi hati mereka bercerai berai”. (mzn)

sumber: http://dikdasmenmuh-bms.blogspot.co.id/2016/07/silaturrahmi-perguruan-muhammadiyah-kab.html