Rabu, 03 Agustus 2016

Silaturrahmi Perguruan Muhammadiyah Kab. Banyumas 1437 H


Purwokerto. Silaturrahmi Pengurus Majelis Dikdasmen PDM Banyumas beserta Guru dan Karyawan sekolah Muhammadiyah se Kabupaten Banyumas 1437 H sekaligus lepas sambut pengurus Dikdasmen lama (2010-2015) dengan pengurus baru (2015-2020) pada Senin lalu berjalan lancar.

Dalam sambutannya Ir. Drs. H. Sakuri Dahlan M.T. (2010-2015) menaruh harapan besar kepada kepengurusan yang baru agar estafet pengelolaan dan pelayanan Majelis Dikdasmen terhadap sekolah/ madrasah Muhammadiyah ini ke depan bisa terus ditingkatkan, sekolah/ madrasah tidak hanya meningkat dari segi kuantitas, namun juga dari segi kualitas.

Sementara itu Drs. Warmanto, M.Pd. (2015-2020) menyambut baik estafet dari kepengurusan yang lama. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kedepan minimal adalah bagaimana menjadikan sekolah/ madrasah Muhammadiyah sebagai sekolah/ madrasah tujuan, bukan sebagai alternative terakhir karena sudah tidak diterima di sekolah lain. Hal ini bisa tercapai dengan cara meningkatkan kualitas manajemen sekolah/ madrasah menjadi lebih baik, sebab dengan manajemen sekolah/ madrasah yang baik ini akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat yang tinggi untuk menyekolahkan putra purtinya di sekolah/ madrasah Muhammadiyah. Selain itu di akhir sambutannya beliau menyampaikan dua hal sebagai kunci untuk meningkatan pengelolaan sekolah/ madrasah agar lebih baik yakni disiplin dan melayani (pelayanan).



Sebagai akhir dari rangkaian kegiatan silaturahmi adalah tausyiyah yang disampaikan oleh H. Ibnu Hasan MH., S.Ag., M.S.I (Ketua PDM Banyumas 2015-2020). Adalah menjadi kekhasannya dalam berceramah dimana beliau tidak berpanjang lebar dalam ceramahnya, sebagai inti tausyiahnya beliau menyampaikan 4 pilar silaturrahmi, yaitu; Ta’aruf (saling mengenal), Tafahum (saling memahami), Takaful (saling menjamin), dan terakhir adalah Ta’awun (saling menolong/ membantu). Empat pilar ini jika direpresentasikan ke dalam manajemen sekolah/ madrasah Muhammadiyah, in sya Allah apa yang dicita-citakan sekolah/ madrasah Muhammadiyah akan tercapai dengan mudah. Dengan silaturrahmi, sekolah/ madrasah akan memberikan layanan terbaik kepada para siswa juga kepada masyarakat luas. Sedang di internal sekolah/ madrasah sendiri hikmahnya setiap pribadi baik guru maupun karyawan akan mengoptimalkan fungsi dan tugas masing-masing. Adapun pesan terakhir dalam tausyiyah beliau, yang harus dihindarkan atau dijauhi di sekolah/ madrasah dan majelis-majelis adalah “Kelihatannya mereka berkumpul bersama tetapi hati mereka bercerai berai”. (mzn)

sumber: http://dikdasmenmuh-bms.blogspot.co.id/2016/07/silaturrahmi-perguruan-muhammadiyah-kab.html

Minggu, 07 Februari 2016

12 Pertanyaan Seputar UN 2016

Ujian Nasional (UN) 2016 sudah di depan mata. Banyak siswa maupun guru yang belum memahami sepenuhnya mengenai UN 2016 ini. Berikut rangkuman tanya jawab seputar UN 2016 yang tersaji di website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


Apakah hasil UN sebagai penentu kelulusan?

Hasil UN tidak digunakan untuk penentu kelulusan siswa. Namun fungsi UN tetap penting karena digunakan untuk mengukur kompetensi siswa dan salah satu dasar pertimbangan seleksi ke jenjang yang lebih tinggi.

Apakah soal UN untuk Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 sama?

Sama.

Apakah siswa wajib mengikuti UN?

Ya, siswa wajib mengikuti UN minimal 1 kali.

Apakah ada nilai minimal UN untuk mendaftar SNMPTN?

Tidak ada.

Dari mana materi yang diujikan dalam UN 2016 berasal?

Materi UN 2016 berasal dari materi yang sama-sama diajarkan dalam Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.

Apakah saya perlu belajar kedua materi yang ada dalam Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 untuk persiapan UN 2016?

Tidak. Kamu hanya perlu belajar sesuai dengan kurikulum yang digunakan di sekolahmu. Jika ada materi tidak diajarkan pada salah satu kurikulum, maka materi tersebut tidak akan diujikan.

Apakah materi yang diajarkan pada Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 kebanyakan sama?

Iya, kebanyakan sama. Perbedaannya adalah pada metode dan cara penyampaiannya.

Proses pembelajaran pada Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 berbeda, apakah bisa diujikan dengan soal UN 2016?

Bisa. Meskipun proses pembelajarannya berbeda, tetapi materi yang diajarkan untuk mencapai standar kompetensi lulusan relatif sama, maka dapat diuji dengan soal yang sama.

Lantas, materi yang hanya dipelajari oleh salah satu kurikulum saja digunakan untuk apa?

Materi yang hanya dipelajari oleh salah satu kurikulum tetap diujikan dalam ujian sekolah.

Apakah setiap mata pelajaran akan memiliki dua kisi-kisi sesuai dengan kurikulumnya masing-masing?

Tidak. Kisi-kisi UN 2016 hanya ada satu untuk setiap mata pelajaran.

Di mana saya bisa belajar tentang materi soal-soal UN 2016?

Kamu bisa belajar mengenai materi UN 2016 melalui kisi-kisi UN 2016 yang dapat diakses melalui tautan ini

Berapa kali pelaksanaan UN dalam satu tahun pelajaran?

Dalam satu tahun pelajaran diselenggarakan UN, UN susulan dan UN perbaikan (khusus bagi peserta didik yang belum mencapai standar yang ditetapkan).

Dimanakah saya bisa mendapatkan informasi lainnya?

Informasi lainnya dapat melalui tautan ini.


Sumber: http://www.sangpengajar.com/2016/02/12-pertanyaan-seputar-un-2016.html?m=1

Minggu, 31 Januari 2016

Olympiade Ahmad Dahlan

Olympicad (Olympiade Ahmad Dahan) hari ini Sabtu 30 Januari 2016 baru saja berlangung di SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto. Ajang sportifitas dan kreatifitas siswa dari SD hingga SMA ini diikuti oleh ribuan siswa dari sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Banyumas.
Pada ajang tersebut di perlombakaan berbagai cabang antara lain bola volley, futsal, pencak silat tapak suci, serta lomba mapel seperti IPA dan Matematika serta pidato Bahasa Inggris dan tentu saja lomba di bidang keagamaan yakni Mutothal dan pidato bahasa Arab.
Selamat dan Sukses kepada Siswa Siswi SMP MUHAMMADIYAH 1 WANGON yang telah menyabet beberapa piala di ajang OLIMPICAD 2016  Sekolah Muhammadiyah se Kabupaten Banyumas. Adapun juaranya sbb :
Juara 2 Lomba Murotal, Juara 3 Tapak Suci, Juara 4 Bola Voli Putra, Juara 4 Lomba Mapel Matematika.

Senin, 25 Januari 2016

Momen Sehari Bersama Rohis SMA N Ajibarang


Dalam rangka ... Rohis SMA Negeri Ajibarang pada hari Ahad, 10 Januari 2016 mengadakan kegiatan MONSA (momen Sabar) 2016. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai macam kegiatan diantaranya Lomba Cerda Cermat Al Islam dan Lomba Kaligrafi.

Pada kesempatan tersebut, Alhamdulillah SMP Muhammadiyah 1 Wangon mampu menyabet juara 2 Lomba Kaligrafi, juara 3 Lomba LCC AI, pada Acara Momen Sehari Bersama Rohis SMA N Ajibarang tingkat SMP/MTs Se Kab. Banyumas, pada hari Ahad, 10 Jan 2016.
Lomba Kaligrafi: Retno Hamidah,
Lomba LCC AI: Indri, Efa, dan Dheica.
Semoga prestasi kalian bisa di pertahankan.



Foto klik di sini

Jumat, 08 Januari 2016

Latihan Dasar Kepemimpinan


Organisasi Intra Sekolah (OSIS) sebagai salah satu organisasi yang ada di sekolah-sekolah Muhammadiyah di samping Ikatan Pelajar Muhammadiyah, pada hari sabtu, 28 Rabiul Awal 1437 H / 9 Januari 2016 mengadakan latihan dasar kepemimpinan yang di ikuti oleh anggota OSIS periode 2015/2016.
Adapaun maksud dan tujuan diadakannya LDK antara lain meningkatkan kemampuan anggota OSIS baik dari segi leadsership, mental spiritual maupun sosial.
Susunan pengurus OSIS periode 2015/206 sebagai berikut:
Ketua
Sekretaris
Bendahara
Seksi-seksi
Foto kegiatan LDK dapat di lihat DI SINI

Senin, 21 Desember 2015

Kegiatan Akhir Semester Gasal 2015/2016

Menutup semester gasal 2015/2016 ini, segenap civitas SMP Muhammadiyah 1 Wangon disibukan dengan beberapa kegiatan diantara, pada hari Sabtu 19 Desember 2015 M, di awalai dengan pembagian raport semester gasal. Berikut daftar Peraih 3 Besar Rangking Paralel dari masing-masing tingkat:
1. Kelas VII:
- Paralel I: Yuliani Triani, kelas 7 C
- Paralel II: Septiawati, kelas 7 B
- Paralel III: Erfika Nur PH., kelas 7 C.
2. Kelas VIII:
- Paralel I: Retno Hamidah, kelas 8 A
- Paralel II: Indri Wahyuni, kelas 8 B
- Paralel III: Linang Sasi M., kelas 8 A.
3. Kelas IX:
- Paralel I: Panggih Mutiara Jati, kelas 9 C
- Paralel II: Teguh Priyatin, kelas 9 B
- Paralel III: Wisnu Kurniawan, kelas 9 B.

Kegiatan selanjutnya yakni mengikuti resepsi HUT PGRI ke 70 dan Hari Guru Nasioanl 2015 yang dilaksanakan di aula batalyon infanteri 405 Surya Kusuma Wangon. Pada kesempatan tersebut siswa siswi SMP Muhammadiyah 1 Wangon menunjukan kebolhannya menampilkan tari saman yang mendapat sambutan cukup meriah dari para hadirin.
Sore harinya, dilaksanakan pembukaan Pengkaderan Taruna Melati I yang merupakan kegiatan rutin tahunan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Cabang Wangon yang diperuntukan khususnya bagi kelas sembilan. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua malam, yang bertujuan untuk membentuk kader Muhammadiyah yang berilmu, berakhlak mulia dan siap meneruskan cita-cita Muhammadiyah dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Foto-foto kegiatan antara lain dalam dilihat DI SINI